Bangunlah dari tidur panjangmu, sayang
Bacalah sepucuk surat yang dikirimkan malam
Bacalah kerinduan yang kurasakan
Debar tak tentu yang memberat membeban
Bangunlah dari ketidaksadaranmu wahai cinta
Dengarlah derai tangis yang dilakukan angin
Rasakan bagaimana hati ini membeku mendingin
Gemetar menggilgilkan desau tak berakhir
Tak tahukah engkau
Rindu ini sudah memerah darah
Mengundang siksa yang tiada sudah
Tak tahukah kau, olehmu aku kalah
Aku menyerah
Berdiri mematung di ujung takdir
Menggigilkan desau tanpa akhir
Pedih tak berujung pada batas
Perih dan tinggal hati getas
Bangunlah dari tidur panjangmu, sayang
Bacalah kerinduan yang kurasakan
Meski itu tak pernah kaurasakan
Dan semua tinggal cerita tak terkenangkan
Bangunlah dari ketidaksadaranmu, cinta
Rasakan kumeradang luka
Rindu ini sudah sempurna

0 komentar:
Poskan Komentar
beri komen di blogku ya.......