Rabu, 09 Februari 2011

MASIH....




    AKU masih
              Masih, masih
                      Masih belum
                              Belum…
                              Belum cukup
                                      Tak cukup
                                      Jadi cukup
                                              Cukup belum
                                              Cukup
                                              Cukup sayang
                                  Belum cukup sayang
                                                           Sayang…
                                                                  Dikau
                                                    Sayang dikau
                                                                   Dikau…
                                              Dikau masih
                                                      Masih
                                                 Masih
                                            Belum
                                         Masih belum,
                                         Belum…
                                    Belum cukup
                                    Jadi cukup
                                    Tak cukup
                            Cukup belum
                            Cukup
                      Cukup sayang
                      Belum cukup sayang
              Sayang…..
     AKU

Mengenangmu



Mengenangmu
Tak cukup isapan cerutu
Mengenangmu
Tak cukup seteguk arak
Mengenangmu
Tak cukup petikan bunga
Mengenangmu
Tak cukup kumpulan karya
Mengenangmu
Tak cukup alunan lagu
Mengenangmu
Tak cukup titik hujan
Mengenangmu
Tak cukup debur ombak
Mengenangmu
Tak cukup derai tangis
Mengenangmu
Tak cukup rintih pedih
Mengenangmu
Tak cukup simpanan emas
Mengenangmu
Tak cukup pelukan malam
Mengenangmu
Tak cukup buku memori
Mengenangmu
Tak cukup mimpi
Mengenangmu
Tak cukup cita-cita
Mengenangmu
Sudah cukup cinta

Yang Harus Diketahui tentang Orang Jepang

 Berikut ini adalah hal-hal unik yang mungkin dirasa unik buat yang bukan orang jepang:

1. Di Jepang, angka “4″ dan “9″ tidak disukai, sehingga sering tidak ada nomer kamar “4″ dan “9″. “4″ dibaca “shi” yang sama bunyinya dengan yang berarti “mati”, sedang “9″ dibaca “ku”, yang sama bunyinya dengan yang berarti “kurushii / sengsara.

2. Orang Jepang menyukai angka “8″. Harga-harga barang kebanyakan berakhiran “8″. Susu misalnya 198 yen. Tapi karena aturan sekarang ini mengharuskan harga barang yang dicantumkan sudah harus memasukkan pajak, jadi mungkin kebiasaan ini akan hilang. (Pasar = Yaoya = tulisan kanjinya berbunyi happyaku-ya atau toko 800).

3. Kalau musim panas, drama di TV seringkali menampilkan hal-hal yang seram (hantu).

4. Cara baca tulisan Jepang ada dua style : yang sama dengan buku berhuruf Roman alphabet huruf dibaca dari atas ke bawah, dan yang kedua adalah dari kolom paling kanan ke arah kiri. Sehingga bagian depan dan belakang buku berlawanan dengan buku Roman alphabet (halaman muka berada di “bagian belakang”).



5. Tanda tangan di Jepang hampir tidak pernah berlaku untuk keperluan formal, melainkan harus memakai hanko/inkan/ cap. Jenis hanko di Jepang ada beberapa, a.l. jitsu-in, ginko-in, dan mitome-in. Jadi satu orang kadang memiliki beberapa jenis inkan, untuk berbagai keperluan. Jitsu-in adalah inkan yang dipakai untuk keperluan yang sangat penting, seperti beli rumah, beli mobil, untuk jadi guarantor, dsb. jenis ini diregisterkan ke shiyakusho. Ginko-in adalah jenis inkan yang dipakai untuk khusus membuat account di bank. inkan ini diregisterkan ke bank. Mitome-in dipakai untuk keperluan sehari-hari, dan tidak diregisterkan.

6. Kalau kita membubuhkan tanda tangan, kadang akan ditanya orang Jepang: ini bacanya bagaimana ? Kalau di Jepang saat diperlukan tanda tangan (misalnya di paspor, dsb.) umumnya menuliskan nama mereka dalam huruf Kanji, sehingga bisa terbaca dengan jelas. Sedangkan kita biasanya membuat singkatan atau coretan sedemikian hingga tidak bisa ditiru/dibaca oleh orang lain.
7. Acara TV di Jepang didominasi oleh masak memasak.

8. Fotocopy di Jepang self-service, sedangkan di Indonesia di-service.

9. Jika naik taxi di Jepang, pintu dibuka dan ditutup oleh supir. Penumpang dilarang membuka dan menutupnya sendiri.

10. Pernah nggak melihat cara orang Jepang menghitung “satu”, “dua”, “tiga”…. dengan jari tangannya ? Kalau agan-agan perhatiin, ada perbedaan dengan kebiasaan orang Indonesia. Orang Indonesia umumnya mulai dari tangan dikepal dan saat menghitung “satu”, jari kelingking ditegakkan. Menghitung “dua”, jari manis ditegakkan, dst. Kalau orang Jepang, setahu saya, kebalikannya. Mereka selalu mulai dari telapak tangan terbuka, dan cara menghitungnya kebalikan orang Indonesia. Saat bilang “satu”, maka jarinya akan ditekuk/ditutupkan ke telapak tangan. Kalo nggak percaya, coba deh… jikken dengan teman Jepang anda.

11. Sepeda tidak boleh dipakai boncengan, kecuali yang memboncengkannya berusia lebih dari 16 tahun dan anak yang diboncengkan berusia kurang dari satu tahun dan hanya seorang saja yang diboncengkan. Bila dilanggar, dendanya maksimal 20 ribu yen.

12. Kalo naik eskalator di Tokyo, kita harus berdiri di sebelah kiri, karena sebelah kanan adalah untuk orang yang terburu-buru. Jangan sekali-kali berdiri di kanan kalo kita ga langsung naik.

13. Pacaran di Jepang sungguh hemat, traktir2an bukan budaya pacaran Jepang. Jadi selama belum jadi suami-istri, siapin duit buat bayar sendiri-sendiri.

14. Nganter jemput pacar juga bukan budaya orang Jepang. Kalo mau ketemuan, ya ketemuan di stasiun.

15. Jangan pernah sekali-kali bilang ke orang jepang : “Gue maen ke rumah lu ya”. Karena itu dianggap ga sopan. Ke rumahnya cuma kalo udah diijinin.

16. “Aishiteru” yang berarti aku cinta kamu, jarang dipake sama orang
pacaran, kecuali kalo mereka bener-bener udah mau nikah. Biasanya mereka make “Daisuke desu” buat ngungkapin kalo mereka sayang sama pacarnya.

17. Sebelum bepergian, biasanya orang Jepang selalu ngecek ramalan cuaca. Dan 90% ramalan cuaca itu akurat. Itu sebabnya kalo ada orang bawa payung, pasti kita bakal liat orang yang lainnya lagi bawa payung juga. Dan perempatan Shibuya adalah tempat yang paling menarik ketika hujan, karena dari atas kita akan melihat lautan payung yang berwarna-warni.

18. Bunga sakura adalah bunga yang spesial di Jepang, karena bunganya hanya tumbuh 2 minggu selama setahun. Ketika tumbuh, bunganya memenuhi seluruh pohon, tanpa daun. Setelah 2 minggu, ga ada satupun bunga sakura, yang ada hanyalah daun-daun hijau, tanpa bunga, dan jadi ga menarik lagi.

19. Di Indonesia, kita bakal dapet duit kalo kita ngejual barang bekas kita ke toko jual-beli. Tapi di Jepang, kita malah harus bayar kalo mau naro barang kita di toko jual-beli. Itulah sebabnya kenapa orang Jepang lebih milih ninggalin TV bekas mereka gitu aja kalo mo pindah apartemen.

20. Di perempatan jalan Kyoto, perempatan jalan yang kecil, ga ada mobil sama sekali, tapi ada lampu merah, pejalan kaki selalu berhenti ketika lampu tanda pejalan kaki menunjukkan warna merah. Mereka santai aja, baca koran, ngobrol, ngerokok, dan kemudian jalan lagi ketika lampu sudah hijau. Padahal ga ada mobil yang lewat satupun. Mungkin kalo mereka ngelanggar peraturan juga ga akan celaka.

21. Mereka ga percaya Tuhan (mayoritas atheis), tapi mereka bisa disiplin dan taat sama peraturan. Mungkin karena itu negara mereka maju.

Sabtu, 18 Desember 2010

Sajak Kosong


Harap masih terpendam
Dihempas dendam
Senyummu di kalbu
Jadi simfoni kelabu
Harap masih terpatri
Disekap nyeri
Dirudung mimpi
Kembali senja menari
Jalankan hujan mengarak mega
Pada pandanganmu
Serabut-serabut luka
Luka
Lalu luka apa yang masih bisa kuharap jadi derai harap
Jika kau tak memberi waktu untukku menguntai rindu jadi sajak tanpa makna
Tinggal kelu
Aku mengeluh meratap menderai sejuk senyap
Kini pagi biar bermimpi
Kau bintang yang ingin kuraih
Sedang sayap lemahku patah perih

Sabtu, 04 Desember 2010

Kopi Pahit

Sengaja aku sajikan secangkir kopi pahit
Untukmu yang ada di atas kami
Agar kau tak hanya bisa menikmati susu panas
Sambil ongkang kaki di meja tugas
    Sengaja aku sajikan kopi pahit ini
    Agar kau rasakan pahitnya hari-hari
    Orang-orang kecil yang sibuk mencari kehidupan
    Menghindari habis kikis kemelaratan
Sengaja aku sajikan kopi pahit ini
Sebelum kau tak bisa lagi menghirupnya
Sebab tetanggamu merebutnya
Dan kau diam saja
    Sengaja aku sajikan kopi pahit ini
    Agar kau rasakan pahit minuman mereka
    Lalu kau sadari harga sebutir gula
    Yang kau ambil dari kebun-kebun mereka
Sengaja aku sajikan kopi pahit ini
Biar kau terjaga dari lelapmu
Dan kita mulai kerja sama
Membangun tanah tetua
    Memperbaiki kantong kumuh pinggiran kota
    Merebut kembali yang telah terebut
    Mengembalikan  yang telah terenggut
    Memajukan ladang bakti leluhur
Sengaja aku sajikan secangkir kopi pahit
Agar kau mengerti
Anteng Isnanto

Bagimu Yang Terkasih


Sembari memohon ampun
PadaMu yang terkasih
Antara buai belaian embun
Detak jantung terendap
Binar mata menyiratkan harap
    Bagimu yang terkasih
    Sejenak aku berlagu
    Melantunkan rindu
    Rindu, rindu, rindu
    Melebihi rindu kekasih pada kekasihnya
    Karena ini rindu sempurna
Aku melagukan doa
Ampuni dosa
    Ini api gelora
    Bagimu yang terkasih
    Biar aku cinta
Cinta, cinta,cinta
Melebihi cinta kekasih pada kekasihnya
Karena cinta ini sempurna
Karena ini cerita
Bagimu cinta
Bagimu yang terkasih
Terurai titik tangis
Diuntai gerimis
    Bagimu yang terkasih
    Tersungkur aku dalam sujud
    Cinta rindu bersih
    Mohon ampun kasih
 

Anteng Isnanto
 
Antenk dMetalic. Design by Wpthemedesigner. Converted To Blogger Template By Anshul Tested by Blogger Templates.